Senin, 29 Oktober 2012

Kehidupan Anak Kost

Anak Kuliahan sangat kental dengan kehidupan rumah kost..!!

Banyak sekali pandangan dan omongan yang terucap bila mendengar kata-kata anak kost.
Dalam kehidupan bermasyarakat yang tinggal jauh dari orang tua dan juga menempati kamar petakan untuk tempat berteduh, itulah salah satu kondisi yang pasti di alami oleh anak kost..

Apalagi seperti saya pribadi yang menjadi anak kost karena tuntutan tempat tinggal karena tempat perkuliahan yang jauh dari rumah orang tua. sebenarnya kehidupan anak kost itu mengajarkan kehidupan  mandiri dan kepribadian seseoraang dimana orang tersebut akan terlihat kebiasaanya dan juga aktifitas yang dilakukannya sehari-hari tanpa pengawasan atau aturan dari orang tuanya sendiri.

Banyak sekali pandangan-pandangan baik dan buruk yang sering keluar dari mulut orang-orang tentang anak kost itu sendiri . ada yang mengakui bahwa anak kost tersebut anak baik-baik dan juga anak berandalan yang kesehariannya suka bertingkah yang tidak baik di depan para tetangganya sendiri walaupun mereka tidak menunjukan sikap tidak baikya di depan tetangganya tetapi para tetangganya itu berpikir anak tersebut adalah anak yang nakal.!! 
Sebagian anak kost menganggap dan berpikir bahwa hidup kost itu jauh dari orang tua dan bebas mengekspersikan dirinya seperti apapun walaupun dirinya tidak berpikir bahwa hal tersebut adalah hal yang sangat tidak baik di lakukan oleh dirinya tersebut.
banayak sekali suka duka yang dialami anak kost apalagi ketika kita sebagai anak kost belum mendapatkan kiriman uang bulanan dari orang tua kita . rasanya itu hanya bisa mengirit uang semaksimal mungkin dan diam menunggu datangnya kiriman uang. hahaha

Dari segimanapun kehidupan anak kost itu selalu mempunyai dampak positif dan negatif dari berbagai kalangan. contohnya itu berbagai macam :
Positif
- Karena akrab sekali dengan warga sekitar dan sring membantu maka anak kost tersebur di pandang baik oleh kalangan sekitar
- Bisa mengerjakan segala sesuatunya sendiri dan tanpa bantuan dari orangtuanya lagi
- Mempunyai rasa solidaritas yang tinggi karena begitu akrabnya dengan kawan kost sekitar
- Bisa memperhitungkan betapa pentingnya waktu yang di gunakan sehingga lebih ontime dalam mengerjakan segala sesuatu 
- Dll

Negatif
- Selalu menganggap semua pekerjaan itu ringan sehingga pekerjaan menjadi numpuk
- Tidak bisa memanfaatkan waktu semaksimal mungkin jika anak tersebut memang sudah menjadi anak malas dari sebelumnya
- Selalu bersenang-senang dengan kehidupan yang glamour dan melakukan hal-hal yang tidak penting bersama temannya
- Dll

Setidaknya banyak sekali kehidupan anak-anak kost yang tidak bisa saya jabarkan secara menyeluruh disini.
karena banyak pandangan berbeda mengenai anak kost dari kawan-kawan yang lain. 

Selasa, 26 Juni 2012

Harapan

Harapan atau asa adalah bentuk dasar dari kepercayaan akan sesuatu yang diinginkan akan di dapatkan atau suatu kejadian akan berubah kebaikan diwaktu yang akan datang. Pada umumnya harapan berbentuk abstrak, tidak tampak, namun di yakini bahkan terkadang, di batin di jadikan sugesti agar terwujud. Namun ada kalanya harapan tertentu pada seseorang atau sesuatu. Pada praktikannya banyak orang mencoba menjadikan harapannya menjadi nyata dengan cara berdoa dan berusaha.


Beberapa pendapat menyatakan bahwa esensi haraoan berbeda dengan "berpikir positif" yang merupakan salah satu cara terapi/ proses sistematis dalam psikologi untuk menangkal "pikiran negatif" atau "berpikir pesimis".
Kalimat lain "harapan palsu" adalah kondisi dimana harapan dianggap tidak memiliki dasar kuat atau berdasarkan khayalan serta kesempatan harapan tersebut menjadi nyata hanyalah kecil.


Pendapat :


Harapan, Asa, atau Khayalan adalah sesuatu yang diinginkan .
Semua itu adalah sifat yang dimiliki oleh masing-masing individu karena Harapan merupakan sesuatu gambaran apa yang akan dilakukan oleh seseorang di masadepan dan berharap gambaran atau khayalan tersebut menjadi realita dan kenyataan bagi hidupnya di masa yang akan datang.
Dalam kehidupan semua orang memiliki harapan yang berbeda-beda dan bermacam-macam harapan, karena harapan itu tidak mudah untuk diwujudkan, maka jika kita mempunyai harapan harus disertai dengan usaha, kerja keras, dan berdoa.
Harapan juga bisa membuat orang menjadi putus asa ketika harapan tersebut tidak bisa dicapainya karena terlalu melambung di angan.
dan Harapan juga bisa membuat orang menjadi brutal demi menginginkan harapannya tersebut benar-benar terwujud.


Mempunyai harapan merupakan hak siapa saja, tetapi mempunyai harapan juga harus disertai dengan keadaan pikiran serta jiwa yang waras, jangan sampai demi harapan yang diinginkan seseorang nekat melakukan apasaja demi harapannya supaya terwujud, sampai berani mempertaruhkan nyawanya.
contoh : berharap seseorang mencintai kita dengan tulus. harapan seperti itu sah-sah saja tetapi kita juga harus mempertimbangkan harapan kita tersebut dan introspeksi diri kita, sudahkah kita mencintai orang lain dengan tulus dan penuh dengan kasih sayang.
Boleh dibilang harapan itu tidak ada yang sia-sia jika di barengi dengan usaha dan doa. Tetapi jika harapan yang diharapkan melambung jauh diangan, sudah pasti tidak akan terwujud harapan tersebut. walaupun bisa itupun karena mukjizat atau pertolongan dari yang maha kuasa dan patut disyukuri.


sumber : Telusur